Rabu, 23 Maret 2016


6 Tips Hindari Anak Demam Panggung


 


VIVA.co.id - Banyak orangtua maupun psikolog handal yang memberikan pernyataan bahwa anak yang demam panggung adalah hal yang wajar dan biasa terjadi. Hal tersebut dikarenakan ada rasa cemas pada diri anak, sehingga memberikan pengaruh terhadap perilaku mereka sendiri, yaitu demam panggung.


Demam panggung biasanya terjadi ketika anak dihadapkan dengan situasi yang baru atau bisa juga karena harus tampil di hadapan orang banyak.
Ketika persiapan sudah sempurna, namun tiba-tiba saja si buah hati malah menangis ketika akan tampil di panggung. Ada pula yang ngambek tak mau tampil di pentas.

Bagaimana jika hal tersebut terjadi pada buah hati Anda? Apakah yang harus lakukan? Apakah harus dibatalkan pentas meriah si anak atau bahkan menundanya terlebih dahulu?

Daripada gelisah melihat anak seperti itu, simak tips di bawah ini yang membantu mereka atasi demam panggung.


Penyebab Rasa Cemas Anak


Sebelum melakukan tindakan, terlebih dahulu perlu diketahui oleh semuanya, apa penyebab rasa cemas pada anak ini yang tiba-tiba saja muncul ketika akan pentas.

Banyak hal yang menyebabkan rasa cemas pada diri anak, antara lain adalah:
  • Takut terhadap situasi yang baru (orang baru, teman baru, tempat baru dan sebagainya).
  • Takut tampil kurang baik atau tidak benar.
  • Takut mendapatkan respon negatif dari lingkungannya.

Permasalahan takut dengan lingkungan di sekitarnya bisa jadi takut akan disalahkan, takut dikritik, takut diolok-olok, atau bahkan takut dimarahi.
 

 







Tips Hindari Anak Demam Panggung

1. Selalu ikuti proses latihan anak.

Terutama dengan berkomunikasi dengan guru atau pembinbing. Misalnya saja apakah anak mengalami kesulitan saat latihan. Dan jika jawabnya iya, orangtua perlu membantu anak latihan di rumah.

Namun jangan sekali-kali memaksakan apalagi pada saat anak sedang lelah atau suasana hatinya sedang tidak enak.




2. Perhatikan kesehatan anak.

3. Istirahat yang cukup.

4. Jaga suasana hati anak.

Terutama sebelum anak masuk pentas. Meskipun persiapan sudah maksimal dan baik, namun jiks suasana hatinya sedang sedih, cemas, marah, maka akan mempengaruhi penampilan anak di panggung.

5. Datang di lokasi lebih dini.

Hal ini sangat perlu, supaya anak mempunyai waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan situasi.

6. Berdoa.

Doa adalah salah satu kekuatan yang bisa membawa anak mencapai sukses. Apalagi dengan hadirnya doa dari ibunya sendiri. Jangan lupakan dengan doa ketika akan melakukan perbuatan yang baik.
 


(Sumber: Viva.co.id)
(Oleh: Dian Lestari Ningsih, Psi)

Rabu, 24 Februari 2016

Misa Jumat Pertama & Perayaan Imlek

Misa Jumat Pertama bulan Februari 2016

 Pada hari Jumat tanggal 5 Pebruari 2016 diselenggarakan kegiatan Misa Jumat pertama yang dipimpin oleh Pastor Lukas dari Paroki Santa Monika dimana anak-anak KB-TK Stella Maris menjadi petugas membawa persembahan dan menjadi petugas koor yang juga dilengkapi dengan seorang dirigen. Anak-anak sangat antusias mulai dari saat latihan sampai pada hari pelaksanaan Misa. Untuk mempersiapkan diri mereka bertugas dalam Misa tersebut anak-anak berlatih kurang lebih 1 bulan dan kami guru-guru sangat bangga melihat anak-anak yang begitu antusias dan percaya diri ketika bertugas pada kegiatan Misa pada bulan Pebruari tahun ini. Mereka menunjukkan bahwa mereka mampu menempatkan diri dengan mengikuti kegiatan Misa dengan tertib. Setelah Misa selesai, kegiatan ditutup dengan pemberkatan oleh Pastor Lukas. Anak-anak berbaris dengan tertib dan berlaku sopan untuk menerima berkat Tuhan melalui Pastor. Melalui pengalaman ini anak-anak belajar tentang tanggung jawab dan meningkatkan rasa percaya dirinya
Kegiatan ini bermanfaat untuk perkembangan anak, antara lain :
1. Meningkatkan rasa percaya diri pada setiap anak.
2. Meningkatkan wawasan anak tentang agama Katholik.
3. Mengajarkan kepada anak untuk bersikap doa dengan baik.
4. Menanamkan iman Kristiani kepada anak.
5. Melatih konsentrasi dan daya ingat anak.
6. Melatih tata tertib dan aturan pada saat mengikuti Misa.
7. Membiasakan anak untuk berdoa.






                         

                          Perayaan Tahun baru Cina / Perayaan Imlek

KB-TK Stella Maris merayakan Tahun Baru Cina yang biasa kita dengar dengan sebutan Tahun Baru Imlek yang tahun ini adalah Monyet Api pada hari Jumat tanggal 19 Februari 2016 yang lalu. Anak-anak antusias ketika mengikuti perayaan Imlek. Mereka sangat antusias ketika tampil performace antara lain: menari pita, menari kipas, menari sapu tangan, menyanyi bersama dan puisi. Pada acara perayaan Tahun Baru Cina ini juga diadakan lomba fashion show. Kegiatan lomba fashion show melibatkan siswa dari semua level dari KB hingga TK B. Dalam kegiatan ini dipilih 2 pemenang yaitu cici dan koko. Pemenang dalam perayaan ini adalah : Enzo (TK A) Juara 1  dan Gwen (TK B1) juara. Dalam perayaan ini orangtua diperkenankan untuk melihat putra dan putrinya tampil. Orangtua terlihat sangat antusias dan senang dengan diadakannya kegiatan seperti ini.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak usia KB-TK dikemudian hari, antara lain :
  •  Melatih rasa percaya diri pada setiap anak yang terlihat dari keberanian anak ketika tampil di depan umum.
  •  Melatih kemandirian pada diri anak.
Kepercayaan diri yang baik, keberanian melakukan sesuatu yang positif dan kemandirian pada setiap anak sangat berguna untuk perkembangan selanjutnya di jenjang sekolah yang lebih tinggi. Masa pendidikan di KB-TK adalah modal dasar dalam perkembangan anak, maka dimasa emas ini kita sebagai guru dan orangtua wajib berusaha untuk mendidik dan membimbing anak dengan sebaik mungkin agar anak menjadi pribadi yang mandiri, mempunyai percaya diri yang baik dan menjadi anak yang berbakat dan berpotensi serta berbudi pekerti. 

Penampilan dari KB – TK Stella Maris BSD

KB 1
KB 2

TK B 1

TK B 2
TK A 1
TK A 2

TK B 2

TK B 1

JUARA FASHION SHOW

PENONTON (OTM)